Sabtu, 29 Oktober 2011
Tina Selpian: UnTuk aPa ada CiNta
Tina Selpian: UnTuk aPa ada CiNta: KeTika CinTa di Uji HaRusKaH aiR maTa jaDie KorBan KeTika CinTa diPerMainkan haRusKaH haTie Yang HancUr KeTika CinTa di HiaNatie PanT...
UnTuk aPa ada CiNta
KeTika CinTa di Uji
HaRusKaH aiR maTa jaDie KorBan
KeTika CinTa diPerMainkan
haRusKaH haTie Yang HancUr
KeTika CinTa di HiaNatie
PanTasKaH uNtuk di PerTahanKan
LaLu............
UnTuk aPa CinTa di UngKapKan
KaLau Hanya UnTuk di PerMainKan???????
HaRusKaH aiR maTa jaDie KorBan
KeTika CinTa diPerMainkan
haRusKaH haTie Yang HancUr
KeTika CinTa di HiaNatie
PanTasKaH uNtuk di PerTahanKan
LaLu............
UnTuk aPa CinTa di UngKapKan
KaLau Hanya UnTuk di PerMainKan???????
Senin, 24 Oktober 2011
EngKau Yang Maha Cinta,
aku MencIntai_MU dan berNafas
dLm keYakinan Bhw EngKau sgT meNciNtaiKu
Maka.....
PeLan PeLan dan dg Rambatan Yg PasTie
PeLan PeLan dan dg Rambatan Yg PasTie
muLai BsOk pagi
geraK Kan Lah HatieMu
gerakKanLah taNgan, KaKi dan tuBuhKu dLm
keTuKan Nada TaRian LeMbut yg meNandakan
bhwa jiWa ku dLm perJaLanan uTk Kau TeMukan
dg Dia yg tLah Lama Ku dgar SuaRa na dLm MimpiKu
engKau Yang Maha Lembut
saTukan Lah aKu dg Belahan JiwaKu
dLm PerNikahan Yg daMai, Mesra dan SeTia
yg saLing meMuLiakan
yang Kau anugerahi dg keturunan Yg berpikir Luhur
Yg Kau KayaKan dg KeseHatan, Nama Baik dan KesejahTeraan.
aMin.......Minggu, 23 Oktober 2011
MeriNduMu
Apa yang mesti kukatakan padamu saat Rindu menikam langit? Ketika deru metropolitan tak lagi menyisakan arti Dan temaram lampu jalan hanya menyinari kehampaan Adalah kau, dindaku yang melebur satu dalam sukmaku mengalirkan kemuliaan cinta pada sungai kasih yang engkau bentangkan Di hatiku, yang mendambamu, dari detik ke detik Jika saja gerimis malam ini tak segera usai Aku akan tetap mengurainya satu demi samenjadi noktah-noktah kecil berwarna cemerlang Lalu melukisnya dikanvas langit menjadi gambaran wajahmu Dengan ukiran bulan sebagai senyummu Apa yang mesti kunyatakan padamu saat sunyi menyesak dada? ketika kutangkap dan kudekap bayangmu di relung kamar pada senja merah yang menggetarkan Adalah kau dindaku, Bunga mimpiku dari malam ke malam yang memberi seribu makna dari kelembutan matamu Sungguh, aku hanya punya cinta sederhana untukmu yang telah kurajut dengan benang-benang kesetiaan Dan kujalin indah hingga kau kujelang Pada waktunya kelak Kita songsong cakrawala membuka tirai pagi Dengan terik sinarnya yang menyejukkan hati Lalu biarkan aku membawamu terbang Menyusuri pelangi dan melintasi mega Sambil kubisikkan lirih ditelingamu: “Aku tak akan berhenti mencintaimu”
SeNanDung HaTie
ApaKah Dia aKan DaTang
MengenggaM sePucuK Bunga
Dengan HaRum yg TertuLis NaMaKu
aPakah haTie aKan daTang
Mencium seTetes Cinta
deNgan KaSih KeNangan utk HaTieKu
LihaTLah TaTap MaTaKu
daN RasaKan Yg TerTuLis DaRie sInaRnya
LihaTnya seNandUng HaTieKu
daN RasaKan PeLuk cinTa daRie HangatNya
MengenggaM sePucuK Bunga
Dengan HaRum yg TertuLis NaMaKu
aPakah haTie aKan daTang
Mencium seTetes Cinta
deNgan KaSih KeNangan utk HaTieKu
LihaTLah TaTap MaTaKu
daN RasaKan Yg TerTuLis DaRie sInaRnya
LihaTnya seNandUng HaTieKu
daN RasaKan PeLuk cinTa daRie HangatNya
Langganan:
Postingan (Atom)